Senin, 23 Maret 2015

Guinea Pig Selalu Ngiler?

            Tulisan ini terinspirasi dari adanya salah seorang (mungkin anda??) yang menanyakan mengenai guinea pig peliharaannya. Guinea pignya terlihat selalu basah di daerah dagu. Maka dari itu, saya mencoba menulis mengenai masalah guinea pig yang satu ini. 
           Masalah kesehatan pada guinea pig yang tinggal/dipelihara sendiri (tidak ada guinea pig lain)biasanya berkaitan dengan aging, dental disease, reproductive disorders, luka/injury, atau perawatan yang tidak tepat. Penyakit infeksius yang disebabkan bakteri ataupun virus tertentu biasanya timbul pada guinea pig yang tinggal/dipelihara bersama dengan guinea pig lainnya. Parasti usus jarang ditemukan pada guinea pig. Tumor jarang terjadi pada guinea pig yang masih muda, namun sering terjadi pada guinea pig yang berusia 5 tahun ke atas. Penanganan penyakit infeksius dapat menjadi rumit karena guinea pig lebih sensitif terhadap antibiotik dibandingkan jenis hewan peliharaan lainnya. 
        Pencegahan masalah kesehatan pada guinea pig merupakan kuncinya. Diet/pakan yang tepat (tidak berubah-ubah dari hari ke hari), air bersih, bedding material yang lembut terhadap kulit, pembersihan dan disinfeksi kandang, lingkungan yang mengurangi stress, serta exercise yang cukup menolong untuk mencegah terjadinya sakit. 
      Sakit menyebabkan guinea pig menjadi stress. Jika guinea pig anda sakit, jangan terlalu sering memegangnya. Diare dan penyakit lainnya dapat menyebabkan guinea pig dehidrasi. Tanda dehidrasi dapat terlihat dari poop yang kering, pipis berwarna lebih gelap, atau jika kulit agak dicubit, kulit tidak kembali ke normal dengan cepat. Jika guinea pig dehidrasi, dokter hewan dapat memberikan fluid treatment. Bagi yang tidak mau makan, dapat membutuhkan stomach tube
          Salah satu penyebab guinea pig tidak mau makan adalah slobbers. Tanda yang paling terlihat bagi pemilik adalah guinea pig selalu ngiler. Guinea pig ngiler ketika ada masalah dengan proses mengunyah atau menelan. Penyebab slobber ini biasanya adalah masalah pada susunan gigi yang disebut malocclusion. Malocclusion dapat timbul akibat turunan, kurangnya vitamin C, luka, atau ketidakseimbangan mineral tertentu pada pakan. Gigi guinea pig terus menerus tumbuh sepanjang hidupnya. Jika gigi atau rahang tidak bertemu pada titik yang tepat, gigi seringkali tumbuh berlebihan(overgrown) dan proses mengunyah makanan menjadi sulit. Sebagai akibatnya, guinea pig anda akan mengalami penurunan berat badan, perdarahan dari mulut, atau abses pada akar gigi yang menyebabkan infeksi pada sinus. Masalah ini seringkali terjadi pada guinea pig.
           Jika guinea pig anda ngiler, periksakanlah ke dokter hewan. Dokter hewan akan memeriksa secara hati-hati. Walaupun gigi bagian depan terlihat normal, bagian molar belakang mulut seringkali menjadi penyebab masalah ini. Beberapa gigi mungkin harus ditrim untuk membantu rahang menutup secara sempurna.
 Gambar 1. Guinea pig terlihat normal, namun selalu ngiler (basah di daerah dagu).                                              Sumber : Gambar sendiri yang dikirim oleh pemilik (Maret 2015).

Gambar 2. Gigi normal pada guinea pig
Sumber : Merck Veterinary Manual 2015.
           Jika masalah berlanjut, kunjungan rutin bulanan ke dokter hewan untuk memeriksa gigi diperlukan. Dokter hewan juga dapat memberikan resep kalsium serta supplemen vitamin dan mineral lainnya jika guinea pig anda mengalami defisiensi mineral.  
             Semoga membantu :)

Daftar Pustaka 
Quesenberry, Katherine dan Boschert, Kenneth. 2011. "Disorders and Diseases of Guinea Pigs".            [http://www.merckmanuals.com/pethealth/exotic_pets/guinea_pigs/disorders_and_diseases_of_guinea_pigs.html].   24 Maret 2015.